Breaking News

Hendra Aswara, Pendamping PKH punya peran menurunkan angka kemiskinan


Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman apresiasi peran Pendamping Program Keluarga Harapan (PPKH) yang berkontribusi besar dalam mengurangi angka kemiskinan. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Hendra Aswara mengatakan bahwa jumlah PPKH Padangpariaman saat ini sebanyak 66 orang.

Sementara Keluarga Penerima Manfaat berjumlah 17.673 KK. Artinya satu orang PPKH melayani lebih dari 250 KK yang tersebar di 17 Kecamatan se-Padangpariaman.

"Setiap PPKH harus militan dalam mewujudkan kesejahteraan penerima bansos atau Keluarga Penerima Manfaat. Kita apresiasi PPKH Padangpariaman yang bekerja siang malam mendampingi warga penggunaan bantuan PKH" kata Hendra mengunjungi Praktek Kerja Lapangan PPKH di Nagari Gadur, Kec  Enam Lingkung, Kamis (11/4).

Dikatakannya bahwa Pemerintah serius dalam memerangi kemiskinan dan ketimpangan. Hal ini diwujudkan dengan meningkatkan anggaran bantuan sosial maupun perluasan target sasaran untuk menekan angka kemiskinan.

Salah satu program bantuan sosial yang berkontribusi besar terhadap penurunan angka kemiskinan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang terintegrasi dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Rastra.

Dikatakannya PKH melalui para Pendamping mendorong perubahan pola pikir dan perilaku KPM PKH untuk lebih memperhatikan pendidikan, kesehatan, kemandirian ekonomi keluarga.

Ke depan, Hendra berharap para penerima bantuan bisa graduasi atau telah mandiri dan keluar dari daftar PKH sehingga menngurangi angka kemiskinan.

"Kita berupaya dari KPM yang ada saat ini telah ada yang "lulus" dari PKH. Artinya sudah sejahtera dan mandiri sehingga tidak menerima bantuan lagi" kata Kadis berprestasi itu. 



BACA JUGA