Banyak program bantuan sosial (Bansos) menuai polemik di masyarakat karena minimnya transparansi. Warga sering tidak tahu siapa saja tetangga mereka yang menerima bantuan dan atas dasar kriteria apa. Hal ini memicu kecurigaan, ketidakadilan, serta bertahannya keluarga mampu sebagai penerima manfaat karena "tidak terlihat" oleh publik.
Inovasi STIKER TRANSPARAN hadir sebagai solusi berbasis social-shaming yang terukur secara positif serta keterbukaan informasi publik. Rumah keluarga penerima manfaat ditandai secara fisik, sekaligus membuka pintu partisipasi warga untuk mengoreksi data tersebut jika dinilai tidak layak.
Tujuan Inovasi STIKER TRANSPARAN (Satu Tindakan Bersama Terhadap Realisasi Bantuan Sosial Tepat Sasaran), yaitu :
Meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial agar benar-benar jatuh ke tangan warga yang berhak.
Mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat melalui proses graduasi sukarela.
Mewujudkan transparansi pengelolaan bantuan sosial di tingkat desa/nagari.